Yulisusanto – Petani Mandiri Milyarder dari Kalsel

0
Yulisusanto – Petani Mandiri Milyarder dari Kalsel

Lika-liku hidup merantau dari nol sampai milyarder perlu ketekunan dan pantang menyerah menapak jalan terjal sampai beraspal menjadi prinsip Yulisusanto anak perantauan yang berhasil menjadi petani mandiri sukses.

Yulisusanto kini mempekerjakan 100 karyawan mengelola 20 hektar kebun bibit
karet dan kelapa sawit. Setiap tahun meraup keuntungan 1 sampai 2 milyar rupiah. Petani mandiri yang membangun rumah mewah di Banjarbaru dengan sejumlah mobil masa kini, tahun 2012 mendapat order hampir 3 juta bibit karet dan kelapa sawit.



Yulisusanto kelahiran Magelang, Jawa Tengah 50 tahun silam, lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) bangunan yang hijrah ke Kalsel tahun 1980-an tak pernah bermimpi kelak menjadi apa, hanya berbekal ijazah STM ia merantau ke Kalsel dan tak lama kemudian memboyong keluarganya. Hanya satu tekad yang dimilikinya yang penting dapat bekerja untuk bekal hidupnya.

Prinsip hidup Yulisusanto bekerja mencari rezeki yang halal. Pengalaman pertama saat menjadi karyawan dan peserta plasma di perusahaan milik negara PTPN XVIII Danau Salak Kabupaten Banjar, selama 7 tahun (1982-1989) menjadi pengalaman berharga dan menjadi starter penggerak semangat dirinya untuk mengubah nasib yang lebih baik.

Yulisusanto yang memutuskan berhenti bekerja di perusahaan BUMN itu tahun 1989, dan menjadi petani mandiri dengan modal lahan 3 hektar miliknya, mulai merintis usahatani di bidang pembibitan karet.

Namun sempat terhenti dan beralih menjadi karyawan perusahaan konstruksi sampai tahun 1998, kembali berhenti 2003 dan sejak itu Yulisusanto memutuskan menjadi petani murni.

Ketika harga bibit karet mulai mencuat tahun 2003 menyusul tahun 2006 terbitnya program pemerintah di bidang perkebunan, Yulisusanto dilirik pemerintah dalam hal ini menjadi petani penangkar bibit tanaman kebun binaan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyediakan bibit unggul karet dan kelapa sawit.

0 comments: